Apakah ini yang dinamakan engkau mencintaiku?
Dengan menyakiti dan membiarkanku menangis dalam hati. Tak nampak memang air
mataku, tapi coba kau rasakan dengan hati. Sengaja aku berlindung kepada hujan,
agar tetesan airmata yang membasahi pipiku tak dapat kau lihat.
Entah kepuasan apa yang kau peroleh, kesenangan
batinkah? Atau memang kau benar-benar dilema? Siapa sebenarnya yang engkau
cintai? Aku ataukah dia? Cinta, sayang, perhatian, kasihan, ataukah hanya
ambisi semata? Yang jelas semua itu berbeda.
Sampai kapan engkau berjalan dengan dua hati?
Berbagi waktu dan berbagi cinta. Apa kau tak terepotkan dengan ini semua?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar