Suara petir menggelegar, langit tiba-tiba menghitam.
Gemercik hujan bersenandung disusul oleh tarian badai.
Nampak jepretan putih dibalik jendela.
Hujan dimalam ini mengingatkanku akan sosokmu, sepotong senja yang memerah.
Sudah berapa dekade kita tak saling tatap? menikmati secangkir kopi ditempat favorit kita dulu.
Bercengkrama memadu kisah, hingga aku lupa jika kekasihmu menanti dirumah.
Ada hal yang lebih hangat dari secangkir kopi yang biasa kita nikmati, kamu tau apakah itu?
Ya, ketika siku kita saling bersentuhan, ketika nafasmu dapat kurasakan dibalik rambutku yang tergurai.
Aroma tubuhmu bercampur keringat menusuk-nusuk dilubang hidung, senyum nakalmu ketika kau mengusiliku.
Aaaa ... aku tak akan lupa akan semua hal itu.
Maafkan aku jika malam ini aku tak dapat menahan rindu.
Inginku bertemu, menghabiskan malam hingga pagi menjelang bersamamu.
Seperti dulu... tertawa lepas, hanya bintang dan bulan yang dapat mengabadikan.
"apa kabar kamu senja kecilku?"
"masihkah engkau dalam pelukannya?"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar