Minggu, 09 Desember 2012

Jaket merah.


Langit nampak gelap, gemuruh petir bersahutan. Hujan membasahi tempatku berpijak. Ku urungkan niatku untuk pulang, aku tak rela tubuhku dijamah oleh tetesan hujan. Dilantai dua tempatku menimba ilmu, kelas paling dekat dengan tangga. Tak ada kegiatan yang dapat ku lakukan selain mengotak atik handphone kesayanganku, jarang sekali dia lepas dari genggamanku. Aku bosan, ku edarkan pandanganku ke sekeliling ruangan. Ku dapati kesatria turun dari anak tangga, parasnya malaikatwi, rambutnya terhempas angin ke kanan ke kiri naik turun. Kharismanya membuat jantungku berdegup kencang, aku diam tak mampu berkata-kata. Tak perduli suara petir menyambar, aku tetap terpaku olehnya.

Siapakah engkau wahai pria berjaket merah?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar