Minggu, 10 Februari 2013

fachri?


Suaramu, masih saja menjadi penghantar dalam tidurku
Kau seret aku ke dalam dunia mimpi oleh nyanyian merdumu
Aku tak pernah bosan, sekalipun telah ku putar berkali-kali
Ku mainkan lagi dan lagi, rekaman singkat yang kau kirim lewat telpon genggam
Hingga sosokmu datang dan masuk ke dalam mimpi indahku
Ku ajak kau menari, berlari-lari dibawah rintikan hujan
Kemari Fachri, kan ku tunjukkan kepadamu
Bagian-bagian mana dari otakku yang merekam ingatan tentang kamu
Bisahkah kita turun beberapa jengkal kebawah Fachri?
Disini, tepat dihati ini
Tengoklah, ada berapa goresan-goresan namamu
Jikalau hanya lewat mimpi aku dapat bertemu denganmu
Aku siap untuk tertidur selamanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar