Sengaja aku tak
memfokuskan kepada salah satu
Ku biarkan kamu menjadi
cadangan
Atau kubiarkan dia
menjadi pelarian
Jika salah satu tak
menunjukku sebagai pelabuhan
Aku dibuatnya gila oleh
mereka
Dua-duanya sangat menarik
Dua-duanya membuatku
tertarik
Dilema yang kurasa
Harapan dan perhatian
silih berganti mereka suguhkan
Kembang kembang cinta
mekar tak beraturan
Kiranya mereka
mencintaiku
Besar kepala ku dibuatnya
Aku pasti menang, dan
salah satunya akan tumbang
Aku jurinya, aku yang
pantas memilih
Ku timbang-timbang
Ku timang-timang
Kamu yang akan kupilih
Tapi kamu?
Mendahului ku beberapa
detik
Kamu memilihnya, yang
sekarang menjadi pujaan hatimu
Ternyata ada sasaran lain
yang kau sembunyikan dariku
Bodohnya aku yang tak
dapat mencerna arti perhatianmu
Tapi tenang, masih ada
dia
Dia, iyaa dia...
Yang kedua setelah yang
pertama
Tapi lagi-lagi aku
tertipu
Dia kembali kepada
masalalunya
Dan aku tak mendapat
apa-apa
Aku tolol!
Seketika dunia
mentertawakanku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar